Sudah tiga bulan ber turut turut sejak Maret 2008 ini penggajian karyawan di PT Bina Karya ( Persero ) terlambat, bahkan terlambatnya bisa sampai satu setengah bulan.
Untung PT Bina Karya memiliki Divisi yang menangani proyek proyek multy years, sehingga saat proyek APBN belum berjalan dan banyak tenaga ahli untuk proyek APBN masih nongkrong di Kantor, keuangan BK agak sedikit tertolong oleh adanya invoice – invoice proyek multy years.
Di saat kondisi perusahaan sulit seperti ini , begitu gaji yang terlambat itu turun kok ya masih ada juga yang menyebarkan cerita : “ Ini kan berkat kebaikan Direktur, yang telah meminjamkan uang pribadinya untuk menggaji karyawan”
Ini apa maksudnya ????
Pada hal saat bertatap muka resmi menghadapi karyawan , Direksi jelas – jelas malah minta tolong kepada karyawan untuk dibantu mencari pinjaman dana, saat menghadapi para karyawan tersebut direksi ibaratnya seperti manajer pertandingan tinju yang sudah mau menyerah ……. mau lempar handuk ……. tapi nggak punya handuk.
Ketika saya klarifikasi kepada sumber berita yaitu kepala biro keuangan, jawabnya ngambang ; “ itu terserah mereka mereka yang mungkin salah menafsirkan info dari saya”
Kemudian setelah saya klarifikasi dengan Direktur yang di isue kan kaya dan dermawan tersebut, isue tadi ternyata tidak benar, beliau menyatakan tidak menalangi dana penggajian tersebut dengan duit pribadinya, jadi memang dari proyek multy years.
Sebagai direktur beliau menyatakan tetap selalu berusaha mencari dana, karena itu memang tugas dan tanggung jawab direksi bukan tugas karyawan atau pejabat di bawah direksi.
Penyebaran isu untuk membentuk opini pahlawan ( kesiangan ) ini maksudnya tidak jelas, yang jelas itu bukan perintah Direktur.
Sebenarnya saat saat seperti ini pahlawan nya adalah para karyawan yang sedang menderita karena belum gajian dan karyawan yang hak hak nya yang lain belum dibayar oleh perusahaan.
Kenapa mereka perlu di sebut pahlawan ? , karena mereka harus berjuang lagi untuk menutupi kebutuhan se hari hari dengan cara mengurangi tabungannya ( kalau ada ) atau berjuang pinjam sana sini agar dapur tetap mengepul.
Selamat berjuang pahlawanku !
Nugroho WS
ha,ha,ha lucu ya mas, sebuah BUMN tapi gak bisa ngurus dirinya sendiri. apalagi karyawannnya
Oleh: Ijab on 22 Oktober, 2008
at 3:09 am
Weleh2 dari semenjak dulu samaaje ,gaji tertunda,gak ono séng berubah piyé cak?
Oleh: ipy on 29 Desember, 2008
at 6:14 pm
Kapan lowongan kerja PT. BINA KARYA dibuka…
Sy lulusan Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta…
Oleh: JOHAN on 2 Maret, 2009
at 10:09 am
mas johan, kalau minat kerja di konsultan masukin lamaran saja , tks
Oleh: Nugroho WS on 12 Maret, 2009
at 8:42 am
alah, kita ini lum dibayar. uang untuk makan udah ngutang. Bina Karya ini profesional gak sih? klo gak bisa nanganin proyek riset, gak usah sok belagu. apalagi berani megang proyek World Bank.
kita ini bukan orang-orang zaman Soeharto, yang gampang dbodohin dan dibohongin.
bayar dulu gaji kami BOS…. Kami udah bosan menunggu.
ECED Project 2009,
by regards,
andi budi prayitno
Kulon Progo Team
Oleh: andi budi prayitno on 30 Maret, 2009
at 12:56 pm